Movie Trailer during Super bowl XLIX Commercials Break

superbowl posters

Selamat kepada New England Patriots yang memenangkan Super Bowl NFL XLIX tahun 2015. Super Bowl adalah salah satu panggung olahraga terbesar di Amerika Serikat, sama besarnya seperti Final NBA dan WWE Wrestlemania. Gelaran Olahraga terbesar ini tentu saja dimanfaatkan oleh film-film yang akan tayang tahun 2015 untuk melakukan promosi lewat trailer yang disajikan ketika jeda ataupun iklan pada saat Super Bowl. Tercatat banyak film besar menaruh spot-nya di Super Bowl tahun ini seperti Furious 7, Insurgent, The Avengers: Age of Ultron hingga yang akan segera tayang bulan ini seperti Fifty Shades of Grey. Mari kita lihat trailer apa saja yang keluar di event Super Bowl tahun 2015 ini.

Continue reading Movie Trailer during Super bowl XLIX Commercials Break

Advertisements

I Fine Thank You Love You: Belajar Bahasa Inggris Tidak Pernah Sesulit ini

giaitri.vnexpress.net

Judul film: I Fine Thank You Love You

Sutradara: Mez Tharatorn

Genre: Romance, Comedy

Release date: 21 Januari 2015 (Indonesia)

Theater: Blitzmegaplex dan Cinemaxx

Popularitas film Thailand beberapa tahun terakhir ini sangat luar biasa di Indonesia. Hype film-film Negara Gajah Putih ini mungkin karena munculnya film-film drama komedi romantis yang cukup bagus seperti “Hello Strangers” (2010), “Crazy Little Thing Called Love” (2010), “Suckseed” (2011), “ATM: Er Rak Error” (2012), “Bangkok Traffic Love Story” (2009)  dan “Seven Something” (2012). Film-film drama Thailand sangat mirip dengan Film drama buatan Korea Selatan. Mulai dari alurnya, karakter pria bodoh – karakter wanita cantik (bisa dibolak-balik, sesuai kebutuhan cerita hehe) hingga memiliki ending yang ujungnya hanya dua, kalau tidak happy ending ya sad ending. Dengan tone yang sama seperti film-film Thailand di atas, I Fine Thank You Love You dibuat tahun lalu dan untungnya masih tetap seru, menghibur dan kualitasnya tidak kalah bagus seperti sebelumnya. Seperti apa menariknya I Fine Thank You Love You ini?

Continue reading I Fine Thank You Love You: Belajar Bahasa Inggris Tidak Pernah Sesulit ini

The Imitation Game: Memecahkan Sandi Nazi

http://www.flicksandbits.com

Judul film: The Imtitation Game

Sutradara: Morten Tyldum

Genre: Drama, Biography, Thriller

Release date: 22 Januari 2015 (Indonesia)

Theater: XXI.

Tahun 2014, Hollywood “kebanjiran” film biografi. Nominasi Oscars 2015 saja ada tiga film tentang biografi seorang tokoh seperti “Selma” (2014) yang menceritakan tentang sepak terjang Martin Luther King, Jr yang berjuang untuk kulit hitam amerika, kemudian ada tentang fisikawan populer yaitu Stephen Hawking yang berjudul “The Theory of Everything” (2014) dan terakhir ada film yang akan saya bahas di sini yaitu The Imitation Game (2014).

Continue reading The Imitation Game: Memecahkan Sandi Nazi

Film Rekomendasi Minggu ke 4 Januari 2015

Minggu ini banyak film-film baru keluar di bioskop dengan variasi genre film yang cukup beragam. Ada yang drama percintaan seperti “I Fine Thank You Love You”, film nominasi Oscars 2015 yaitu “The Imitation Game”, film horor “Rec [4]: Apocalypse” dan film adaptasi buku fantasi yaitu “Seventh Son”  serta beberapa film Indonesia seperti “Kacaunya Dunia Persilatan” dan “Nenek Siam”. Dari semua film di atas, film apa yang direkomendasikan minggu ini? simak pilihannya.

Continue reading Film Rekomendasi Minggu ke 4 Januari 2015

A Most Wanted Man: How Espionage works today

Goodie.Wordpress.com

Judul film: A Most Wanted Man

Sutradara: Anton Corbijn

Genre: Thriller

Release date: 1 Agustus 2014

Film tentang bagaimana perang melawan terorisme banyak dibuat setelah kejadian 11 September 2011. Beberapa film sangat bagus mengangkat tema tersebut seperti; “The Hurt Locker” (2009) yang memenangkan “Best Picture” pada piala Oscars tahun 2010, “Zero Dark Thirty” (2012) dan serial televisi “Homeland” (2011-present). Selain disukai oleh kritikus, film dan serial televisi tersebut juga mendapatkan perhatian dari penonton di dunia. Namun, tidak sedikit film bertema war against terror ini yang luput dari perhatian penonton namun, mendapatkan pujian dari kritikus dan memenangkan penghargaan, salah satu film tersebut adalah A Most Wanted Man yang merupakan adaptasi dari novel tahun 2008 dengan judul yang sama karya John Le Carre.

Continue reading A Most Wanted Man: How Espionage works today

Segera Kembalikan Spider-Man kepada Marvel

credits: moviepilot.com

Spider-Man adalah salah satu bagian terbaik yang pernah dimiliki oleh Marvel. Ketika Marvel melepas hak kepemilikan untuk difilmkan untuk Spider-Man kepada Sony, hal itu bukanlah sebuah kesalahan karena treatment yang diberikan Sony kepada Spider-Man sangat bagus pada awalnya. Kita melihat bagaimana “Spider-Man” dan “Spider-Man 2” ketika diperankan oleh Tobey Maguire sangatlah bagus. “Spider-Man 2” bahkan banyak yang menyebut sebagai Seri Spider-Man terbaik yang pernah dibuat filmnya.

Masalah terjadi ketika “Spider-Man 3” muncul. Hal itu karena pada “Spider-Man 3”, Sony melakukan banyak kekonyolan seperti tokoh Peter Parker yang joget-joget seperti kebanyakan makan jamur, terlalu konflik drama antara Peter Parker-Gwen Stacy-Mary Jane dan yang paling fatal adalah membuat musuh abadi Spider-Man yaitu Venom tidak mengalami perkembangan dalam karakter yang harusnya digambarkan sangatlah kuat dan jahat. Hal ini membuat penonton Spider-Man kecewa dan mulai mengejek-ejek “Spider-Man 3”. Kekecewaan penonton inilah yang akhirnya membuat Sony menghentikan seri Spider-Man yang diperankan oleh Tobey Maguire dan melakukan reboot beberapa tahun setelahnya.

Reboot Spider-man pada tahun 2012 dengan judul “The Amazing Spider-Man” awalnya mendapatkan apresiasi yang bagus dari penonton film. Bahkan banyak yang memuji karakter Spider-man yang diperankan oleh Andrew Garfield ini sebagai karakter Spider-Man yang sama seperti komiknya baik itu postur Andrew Garfield maupun lemparan Jokes-nya sepanjang film. “The Amazing Spider-Man” sukses dipasaran, ratusan juta dollar berhasil diraup Sony saat itu.

Meskipun untung besar, film “The Amazing Spider-Man” tidak memuaskan penonton film terutama pecinta komiknya karena ceritanya yang biasa saja. Bisa dibilang, penonton puas dengan karakter Spider-Man di “The Amazing Spider-Man” namun tidak menyukai bagaimana cerita filmnya berjalan. Hal ini membuat para fans Spider-Man akhirnya berteriak agar Sony mengembalikan Spider-Man kepada pemilik aslinya yaitu Marvel.

Dalam banyak hal, saya setuju apabila Sony mengembalikan hak kepemilikan Spider-Man kepada Marvel. Hal itu bisa dilihat dari beberapa hal seperti:

Continue reading Segera Kembalikan Spider-Man kepada Marvel

Daftar Nominasi Oscars 2015

The 85th Academy Awards® will air live on Oscar® Sunday, February 24, 2013.

Pembacaan nominasi Oscars 2015 hari ini telah diumumkan. Beberapa nominasi baik aktor maupun film sudah dapat diprediksi sebelumnya. Namun, dalam beberapa hal juri Oscars tetaplah membuat sebal penonton film. Hal itu seperti ketiadaan Jake Gylenhall dalam nominasi “best actor” untuk film Nightcrawler dimana Jake Gylenhall berperan sangat apik sebagai Lou Bloom, juga tidak adanya film luar angkasa Interstellar dan  Gone Girl di deretan “best picture” tahun ini.

Film terbanyak yang mendapatkan nominasi oscars tahun ini adalah Birdman dan The Grand Budapest Hotel sebanyak 9 nominasi, sementara film Boyhood yang mendapatkan review positif dimana-mana mendapatkan 6 nominasi. Kejutan terjadi dengan masuknya film American Sniper yang disutradarai oleh Clint Eastwood. Banyak yang dibilang ini karena Clint Eastwood adalah anak emas juri Oscars. Kejutan lainnya adalah tidak adanya film Lego Movie di deretan nominasi “best animated picture”. Berikut nominasi-nominasi Oscars 2015 selengkapnya.

Continue reading Daftar Nominasi Oscars 2015

Pembahasan Trailer Kedua The Avengers: Age of Ultron

Pada 12 Januari 2015, Marvel mengeluarkan lagi trailer untuk film kumpulan superhero bernama The Avengers ini. Banyak penjelasan dan hal-hal menarik yang akhirnya terungkap banyak dilanjutan trailer keduanya. Meskipun beberapa hal masih menjadi rahasia dan ditunggu penampakannya seperti karakter The Vision (Paul Bettany) namun, sedikit banyak Marvel memberikan gambaran awal bagaimana The Avengers: Age of Ultron ini akan bermula. Mari kita simak pembahasannya.

Continue reading Pembahasan Trailer Kedua The Avengers: Age of Ultron

Taken 3: Bryan Mills Takes His Revenge

Poster Taken 3. Credits: liveforfilm.com

Judul film: Taken

Sutradara: Luc Beeson

Genre: Action. Crime.Thriller

Release date: 9 Januari 2015

Theater: XX1. Cinemaxx. Blitzmegaplex.

“I don’t know who you are. I don’t know what you want. If you are looking for ransom, I can tell you I don’t have money. But what I do have are a very particular set of skills, skills I have acquired over a very long career. Skills that make me a nightmare for people like you. If you let my daughter go now, that’ll be the end of it. I will not look for you, I will not pursue you. But if you don’t, I will look for you, I will find you, and I will kill you – Bryan Mills”

Kadang saya bingung, mengapa ada penjahat yang berani berurusan dengan seorang Liam Neeson. Apakah mereka tidak tahu kalau Liam Neeson adalah gurunya Batman dan Darth Vader? bahkan sempat menjadi Tuhan di dalam seri Narnia yaitu Aslan.

Sudah dua kali (Taken 1 dan 2), penjahat-penjahat ini mencoba untuk berurusan dengan Liam Neeson (Bryan Mills), harusnya dengan reputasi sekaliber Bryan Mills yaitu anggota CIA, membuat penjahat-penjahat ini berpikir ulang untuk messing up with him, eh tapi malah diulang lagi. Penjahat-penjahat ini harusnya sadar siapa yang mereka ajak menjadi lawan. Taken 1, Kim Mills (anak Bryan Mills) diculik oleh penjahat dan Bryan Mills sukses menyelamatkan putrinya. Taken 2, penjahatnya berubah pikiran tapi kali ini lebih gila yaitu menculik Bryan Mills dan mantan istrinya, Lenore (Famke Janssen) ketika jalan-jalan ke Paris, Perancis, hasilnya ya Bryan Mills mengamuk dan menghancurkan siapapun yang mencoba berurusan dengannya.

Continue reading Taken 3: Bryan Mills Takes His Revenge

Pemenang Golden Globe Awards 2015

http://awardswatch.com

Acara tahunan untuk insan pertelevisian dan perfilman Amerika Serikat, Golden Globe Awards telah selesai diselenggarakan malam ini. Tina Fey dan Amy Poehler untuk ketiga kalinya ditunjuk membawakan acara bergengsi ini. Beberapa film, aktor, film sesuai prediksi memenangkan pialanya seperti Boyhood, The Grand Budapest Hotel hingga artis Julianne Moore. Silakan simak list selengkapnya di sini.  

http://d.ibtimes.co.uk

Continue reading Pemenang Golden Globe Awards 2015

Your Favorite Movie Blog