Kingsman: The Secret Service: Romance of James Bond Movie

pop-break.com

Judul film: Kingsman: The Secret Service

Sutradara: Matthew Vaughn

Genre: Action, Adventure dan Comedy

Release date: 11 Februari 2015

Theater: XXI, Blitzmegaplex dan Cinemaxx

Menonton film-film yang berkaitan dengan dunia mata-mata (spy) akan selalu teringat dengan sosok ganteng, elegan, playboy dan memiliki gadget canggih bernama James Bond. Sejak direboot ulang pada film Casino Royale (2006), sosok James Bond berubah total, ia tidak ganteng, tidak elegan, hanya mencintai satu wanita bernama Vesper Lynd dan hanya punya gadget seadanya. Perubahan total Bond ini adalah akibat dari kesuksesan film trilogi Jason Bourne (2002-2007), yang punya kesamaan seperti Bond franchise yaitu tentang bercerita tentang spy, tapi Bourne memiliki karakter yang sangat berbeda seperti Bond aslinya karena Bourne sangat mirip dengan Bond yang diperankan oleh Daniel Craig. Karena kesuksesan Bourne inilah, membuat franchise Bond melakukan perubahan besar dan dibuat mirip dengan karakter Bourne dan ini seperti menjawab tantangan film spy zaman sekarang yang “harus” seperti Bourne.

Penonton banyak melakukan protes keras pada perubahan karakter Bond saat ini, karena Bond memiliki citra dan karakternya sendiri bukan harus menjadi seperti Bourne. Penonton yang kangen dengan sosok Bond sebelum Craig diendus oleh Matthew Vaughn selaku sutradara Kingsman: The Secret Service (selanjutnya disebut Kingsman) untuk membuat film dengan nuansa dan karakter seperti Bond sebelum Casino Royale. Mampukah Vaugh melakukan hal itu?

Manners maketh man. Do you know what that means? Then let me teach you a lesson. (Kingsman: The Secret Service)

Cerita

Eggsy Unwin (Taron Egerton), seorang remaja pintar namun memiliki lingkungan yang tidak baik, ditangkap polisi karena kasus membuat onar di jalanan dengan teman-temannya. Ketika sampai di kantor Polisi, Eggsy teringat dengan sesorang yang pernah memberinya medali dan kemudian ia menelpon nomor yang ada di medali tersebut. Berkat telepon tersebut, Eggsy dibebaskan dari penjara dan bertemu dengan Harry Hart (Colin Firth), yang memiliki sandi Galahad, Harry kemudian menawari Eggsy untuk masuk ke dalam organisasi mata-mata bernama Kingsman untuk menggantikan seorang anggota Kingsman yang terbunuh. Eggsy menerima tawaran Harry tersebut dan setuju untuk ikut dalam seleksi masuk Kingsman.

Selama proses seleksi yang ketat, Eggsy berteman baik dengan Roxy (Sophie Cookson), keduanya tampil cemerlang di proses seleksi Kingsman. Selama proses seleksi, ada hal yang mengganggu organisasi Kingsman yaitu ancaman dari teroris, yang belakangan diketahui adalah pelaku dari pembunuhan anggota Kingsman sebelumnya. Harry tidak tinggal diam, dia menyelidiki teroris yang bernama Valentine (Samuel L. Jackson) dan kaki tangannya bernama Gazelle (Sofia Boutella) untuk mengetahui alasan pembunuhan rekannya. Berkat penyelidikan Harry, diketahui Valentine memiliki rencana jahat untuk membunuh orang-orang yang tidak mau bekerjasama dengannya, juga tidak hanya itu, ia juga merencanakan untuk menciptakan hipnosis agar seluruh penduduk dunia untuk saling membunuh satu sama lain. Karena hal itu, Kingsman harus menghentikan Valentine ,sebelum seluruh dunia menjadi hancur.

Opini

Menonton Kingsman seperti menonton film James Bond yang sebelum era Daniel Craig. Hal-hal yang Bond lakukan terlihat di Kingsman seperti; gadget canggih (ada payung yang bisa menjadi perisai, kacamata yang bisa menjadi kamera dan sepatu yang ujungnya ada pisaunya). Kemudian juga ada karakter henchmen (kaki-tangan) seperti lazimnya film-film Bond, yang di film Kingsman dimainkan oleh Gazelle yang memiliki kaki yang lincah dan berbahaya. Tampil dengan karakter yang sangat elegan dan menjaga manner mirip seperti karakter Bond dilakukan oleh Harry yang tampil sebagai mentor Eggsy. Setting Kingsman pun sangat Bond sekali, dimana musuhnya memiliki tempat yang jauh dan untuk sulit dilacak. Jangan lupakan juga gaya film Bond yang terjadi di Kingsman dimana musuh sangat bodoh dalam menembak karena terus meleset dari sasaran, juga jarangnya Eggsy terkena impact dari musuhnya seperti berdarah atau lebam-lebam, tidak seperti film James Bond era Daniel Craig yang sering sekali luka dan memiliki badan yang sangat rapuh. Terakhir, kemiripan Kingsman dengan Bond adalah tempat dimana Kingsman berada adalah di Inggris dan Eggsy juga adalah orang Inggris, sangat mirip dengan MI6 dan asal muasal Bond.

Alur cerita Kingsman sangat enak untuk dinikmati, terasa sangat mengalir dari awal sampai akhir film. Menonton Kingsman sangatlah fun karena action yang cukup banyak dan sangat seru. Saya menikmati sekali ketika penggunaan gadgets canggih yang digunakan Kingsman untuk menghancurkan musuh-musuhnya, seperti menonton film James Bond zaman dulu. Firth dan Egerton sukses memainkan perannya terutama Firth yang benar-benar menjadi reinkarnasi karakter Bond yang dulu pernah ada. Firth begitu mempersona di Kingsman, meskipun ia bukan tokoh utama di Kingsman tetapi ia memberikan sentuhan karakter yang terbaik di film ini. Meskipun begitu, karakter favorite saya di Kingsman adalah Merlin yang diperankan oleh aktor spesialis penjahat yaitu; Mark Strong. Melihat Strong berperang sebagai pelatih Eggsy sekaligus ahli komputer, terasa sangat sulit untuk saya bayangkan sebelumnya tetapi Strong berhasil memainkan karakter Merlin dan sukses mencuri perhatian di Kingsman.

imax.com.au

Kingsman tidak untuk semua umur, bahkan sangat sadis dalam tampilan di filmnya. Adegan-adegan seperti tangan terputus, kepala tertembak, badan tertusuk sangat banyak di film ini. Adegan sadis favorite saya adalah ketika kepala meledak dan mengeluarkan kembang api, membayangkan bahwa kesadisan bisa disajikan dengan elegan dan penuh komedi seperti ini memang membuat Kingsman begitu spesial sebagai sebuah film. Kesadisan Kingsman bisa dilihat ketika Harry membantai jemaat gereja yang berada dalam pengaruh eksperimen Valentine. Unsur sadis Kingsman sama seperti ketika Vaugh membuat film superhero Kick-ass (2010) yang penuh dengan muatan kekerasan. Meskipun penuh dengan kekerasan dan kesadisan, Kingsman tetap menyajikan humor dan komedi yang cukup lucu, bagian ini banyak dilakukan oleh Valentine.

Sosok penjahat Valentine sangatlah unik. Karakter yang dimainkan oleh Samuel L. Jackson ini benar-benar mencuri perhatian sama seperti Merlin yang dimainkan oleh Strong. Bagaimana komplikasinya karakter Valentine terlihat dari begitu ironi dan mustahil dilakukan oleh penjahat manapun seperti; mual melihat darah, menyukai McDonalds dan menggunakan musik disco party sebagai musik hipnosis untuk membuat penduduk dunia saling membunuh. Meskipun karakter Valentine sangat unik namun, saya merindukan sosok L. Jackson yang penuh maki-maki, seperti; motherfucker, son of a bitch!, dalam setiap dialog karakter yang ia mainkan dan sayangnya tidak banyak saya temukan di film Kingsman.

Saya sangat menyukai bagaimana organisasi di Kingsman ini dibuat dan dijelaskan dengan menggunakan legenda Raja Arthur dari abad pertengahan. Nama-nama sandinya sangatlah menarik, ada Galahad, Lancelot, Arthur dan Merlin.

I’m a Catholic whore, currently enjoying congress out of wedlock with my black Jewish boyfriend who works at a military abortion clinic. Hail Satan, and have a lovely afternoon madam. (Kingsman: The Secret Service)

Hal lain yang begitu saya sukai adalah penggunaan slow motion ketika berkelahi dan menyebabkan kesadisan dalam action-nya begitu terasa. Lihat ketika Harry membantai teman-teman yang selalu bully Eggsy di bar berikut adegan pukul-pukulan dengan penggunaan gadgets oleh Harry melalui gerakan slow motion. hasilnya adalah hadirnya kesadisan, seperti; gigi putus dan kepala berdarah, dengan efek yang sangat dramatis karena penggunaan slow motion tersebut.

Saya mengkritisi kebijakan LSF (Lembaga Sensor Film) Indonesia yang banyak sekali melakukan sensor di film Kingsman. Padahal rating Kingsman sudah diberi label dewasa, mengapa harus ditambah dengan sensor yang di sana sini. Hal yang paling menggelikan adalah ketika LSF sibuk melakukan sensor pada adegan-adegan sadis Kingsman, LSF malah tidak melakukan sensor pada adegan terakhir yang memperlihatkan bokong. Apakah standar sensor LSF sudah berubah? Mungkin menurut LSF, bokong sudah tidak menjadi hal yang patut disensor saat ini. Tapi meskipun penuh dengan sensor, Kingsman tetap seru dan menarik untuk ditonton, alur ceritanya masih tetap dapat diikuti dengan baik.

thedissolve.com

Jangan beranjak dulu ketika Kingsman selesai, karena masih ada after credit setelah itu. Lumayanlah bisa melihat bokong yang lolos sensor LSF.

Kesimpulan

Kingsman adalah film yang membangkitkan kembali romantisme dalam film-film James Bond lama dengan memasukan unsur-unsur yang ada di film James Bond ke dalam Kingsman. Performa yang apik disajikan oleh Firth, Egerton, L. Jackson dan Strong di film ini. Kingsman sendiri penuh dengan adegan-adegan sadis, meskipun begitu film ini tetap menyajikan komedi yang sangat segar di dalamnya.

Sensor LSF tidak merusak banyak alur dalam Kingsman, meskipun ada adegan terbaik yang harus terkena sensor, seperti adegan di gereja, namun Kingsman masih layak untuk ditonton sebagai sebuah hiburan yang menyenangkan. Film ini direkomendasikan untuk penonton penyuka James Bond sebelum era Daniel Craig dan pastinya untuk penonton yang menyukai film action berikut unsur-unsur sadis yang berada di dalamnya.

Score: 9 of 10

PS: Kingsman 2 pleaseeee…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s